Berawal dari rasa penasaran, pria yang pada tahun 1998 mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa di STP AMPTA Yogyakarta ini, Kiki Gumelar atau yang akrab disapa Akang Gumelar ini, kini menjadi seorang Owner Tama Cokelat di Garut.
![]() |
| Owner Chocodot |
Kesuksesan yang diraih pria kelahiran Garut, November 17th 1980 semata-mata bukan hanya keberuntungan saja Akan tetapi berkat usaha dan kerja kerasnya Ia mampu mencapai kesuksesan menjadi pahlawan bagi anak semata wayangnya.
Bayak hal yang di lalui oleh Pria Asgar ini sampai titik kesuksesan yang sekarang di raih nya. Tetapi sepertinya peluang kesuksesan selalu ada, karena di dalam dirinya selalu ada ide ide yang tak pernah terfikirkan oleh orang lain. Dan ide chocodot pun datang cukup unik. Semenjak kuliah setiap mengunjunginya di Yogyakarta sang mama selalu membawa penganan khas Garut yakni dodol. Pria yang menyukai coklat ini melakukan percobaan yang sebelumnya tak sempat terpikir dibenaknya. Ia mencelupkan dodol kedalam coklat cair. Alhasil kini dari inovasi yang tanpa sengaja itu membawanya ke titik keberhasilan. Siapa sangaka chocodot ini terlahir dari tangan seorang pria lulusan jurusan Public Relation.
Akang Gumelar selalu belajar dari apa yang apa dia alami walau pengalamaman yang buruk sekali pun tetapi beliau selalu bangkit maju ke arah positif itulah kunci dari keberhasilan dari seorang lulusan Publik Relation yang mahir untuk berbisnis. Ini sungguh di luar dugaan karna beliau pun sempat menjadi dosen untuk mata kuliah Pengantar bisnis di UGM Yogyakarta dan beliau pun sering menjadi traner d banyak seminar yang bertemakan Bisnis.
Selama mengenyam pendidikan di Universitas Akang Gumelar ini tidak hanya menjadi seorang mahasiswa yang duduk di kelas saja, tetapi beliau sering mengadakan acara acara yang dapat di acungi jempol. Salah satu contoh acara yang di laksanakan saat kang Gumelar kuliah adalah Beauty Chocolate and Fashion at STP.AMPTA Yogyakarta. Dan dari acara yang sepektakuler ini nama akang Gumelar pun banyak di kenal di kota Yogya. Karena itu kang Gumelar pun sibuk menjadi pembicara banyak seminar.
Setelah menjadi pekerja 8 tahun kang Gumelar pun berkeinginan pulang ke kampung halamannya dan ingin memberikan sesuatu untuk kota yang di cintai nya. Perjalanan yang di lalui tidak lah mudah. Bahkan dalam memasarkan produk inovasinya pertama kali, penolakan demi penolakan dari berbagai toko makanan pernah diterimanya. Dan kini dia terlahir sebagai pengusaha yang sukses yang dapat menjadi pahlawan bagi keluarga dan orang orang sekitarnya. Karena di tangan nya bukan saja tercipta Chocodot tetapi kang Gumelar membuka peluang banyak orang untuk mendapatkan penghasilan. Maka akan Gumelar menjadi motivasi para generasi muda untuk bisa sukses tanpa harus melamar pekerjaan. "Karena menjadi Pengusaha jauh lebih nyaman dibandingkan harus menjadi pegawai.”paparnya. ( Ratih Nisya Nafisya )


11:04 AM
andika cipta

Posted in: 


0 komentar:
Post a Comment